Membaca buku bukan sekadar bertujuan untuk memperoleh informasi baru tentang berbagai hal atau tidak pula untuk sekadar hiburan di waktu senggang, karena melalui membaca setiap orang dapat melatih intelektualnya supaya menjadi lincah, terangsang untuk kreatif, serta melatih pikiran agar tidak mudah menerima setiap informasi begitu saja.
Yayasan Dharmasastra Manikgeni
Rabu, 15 Mei 2019
Melatih Melenturkan Pikiran Melalui Buku
Membangun Kultur Akademik dan Dharma Canti di STAHN Gde Pudja Mataram
Laporan Ida Bagus Pramana
Rapat Kerja STAHN Gde Pudja Mataram “From The Ideas To Action” dalam Upaya Moderasi Beragama, Kebersamaan dan Kerukunan, dilaksanakan pada tanggal 13 s/d 15 Maret 2019 lalu di Hotel Aruna Senggigi. Ketua Panitia Raker Ida Ayu Wuri Handayani, S.Ag., M.I.Kom melaporkan bahwa peserta Raker tahun ini berjumlah 80 peserta, dimana kegiatan dibiayai oleh DIPA STAHN Gde Pudja Mataram berdasarkan SK Ketua STAHN Gde Pudja Mataram Nomor 35 Tahun 2019.
CANDI LOSARI DI TENGAH KEBUN SALAK PONDOH
Laporan Putu Sari, Yogyakarta
Mengunjungi setiap Candi Siwa sambil belajar tentang cerita di balik penemuannya menjadi pengetahuan dan pengalaman yang sangat menarik dan berkesan sepanjang hidup. Apalagi kemudian bias melakukan meditasi, sembahyang, sujud bhakti sebagai wujud penghormatan kepada Hyang Siwa sekaligus memuliakan leluhur, maka menjadi lengkap kehadiran seorang pemuja/bakta di setiap situs Candi Siwa. Hal demikianlah yang saya rasakan ketika berkesempatan hadir untuk belajar dan melakukan penghormatan di Candi Losari.
LPSSI dan YNSSI Kembangkan Pendidikan Karakter Untuk Menghadapi Tantangan Jaman
Laporan Ni Wayan Pariatni
Generasi muda adalah asset bangsa yang paling berharga untuk membangun masa depan, tetapi saat ini banyak generasi muda yang dihadapkan pada tantangan dan kemerosotan moral atau karakter. Hal ini tidak bias kita abaikan terlalu lama. Saat ini adalah waktu yang terbaik untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman yang bias menghancurkan masa depan mereka.
Dharmasanthi Nyepi di Kota Palu
Laporan Ni Wayan Pariatni
Banyak cara untuk menunjukkan rasa syukur ke Ida hadapan Hyang Widhi Wasa atas datangnya hari raya Nyepi Tahun baru caka 1941/2019 Masehi. Rasa syukur itu kita wujudkan terlebih karena Umat Hindu Kota Palu secara umum selamat dari musibah besar gempa bumi yang melanda bumi Tadulako dan sekitarnya. Dalam suasana keprihatinan semarak rangkaian perayaan Nyepi tidak bergeser dari esensi yang sesungguhnya dan jauh dari kesan hura-hura. Kesederhanaan inilah yang berusaha dikemas dan diterjemahkan oleh Ketua Panitia Penyelenggara, Ir. Made Muliawan ke dalam bentuk kegiatan spiritual dan seremonial.
Sanksi Hukum Kejahatan Paradara Menurut Hindu
Paradara, sebuah istilah yang tidak terlalu populer di masyarakat termasuk di kalangan umat Hindu, tetapi istilah tersebut terdapat dalam susastra Hindu. Paradara merupakan kejahatan asusila terhadap wanita, baik itu wanita yang sudah bersuami, gadis maupun anak-anak. Paradara inilah yang diteliti oleh I Nyoman Alit Putrawan, seorang dosen di lingkungan IHDN Denpasar untuk menyusun disertasinya sebagai syarat untuk meraih gelar Doktor ilmu agama di Program Doktor Pascasarjana IHDN Denpasar.
Senin, 15 April 2019
Melayani dan Kirtan, Elemen Terpenting dalam Bhakti-yoga
Filsafat Hindu sangat kaya dan luas. Ada yang mengajarkan bahwa Tuhan itu tidak memiliki bentuk. Alasannya karena Tuhan itu tidak dapat dibayangkan dan dipikiran (acintya). Ada juga yang mengajarkan bahwa para dewa yang jumlahnya mencapai 33 juta itu tiada lain adalah Tuhan jua. Dengan demikian menyembah dewa pada dasarnya juga menyembah Tuhan. Dan masih banyak lagi filsafat yang lainnya, bahkan ada yang memuja sesuatu di bawah kualitas dewa, diperlakukan seperti memuliakan Tuhan itu sendiri. Berbagai pengaruh itu dengan mudah bisa ditemui di Bali, karena masih banyak yang mempraktikkan.
Mengenal Candi Siwa Sebagai Tempat Suci Zaman Mataram Kuno
Putu Sari, Yogyakarta
Pada kesempatan ini saya sengaja mengangkat tulisan mengenai tempat suci peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang disebut candi, lebih spesifik Candi Siwa karena muncul beberapa pertanyaan teman-teman yang masih belum bisa membedakan beberapa candi peninggalan leluhur yang sempat dikunjunginya apalagi dalam kondisi runtuh dengan tumpukan batuan tidak beraturan.
Jumat, 15 Maret 2019
Peresmian Anand Krishna Centre di Buleleng
Hari Minggu, 10 Februari 2019, cuaca cerah memayungi Kota Singaraja dan sekitarnya. Desa Panji, yang terletak sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Singaraja, juga menerima limpahan kehangatan sinar Sang Surya. Pagi itu, tepatnya di Banjar Kembang Sari, Desa Panji, terlihat beberapa orang berkumpul di suatu bangunan yang baru selesai dibuat. Mereka yang datang umumnya memakai pakaian adat Bali. Namun ada juga beberapa yang berpakaian nasional, memakai celana panjang.
Ya, hari itu Anand Krishna Centre punya hajatan. Tentu saja, mereka mengundang sejumlah tokoh agama dan tokoh spiritual untuk menghadiri dan menyaksikan peresmian sekretariat mereka yang baru dan diberi nama Anand Krishna Centre Singaraja. Dengan kata lain, Ananad Krishna Centre Singaraja kini berlokasi di Desa Panji, Kecamatan Sukasada.
KMHD UNS Laksanakan Tirtayatra dan Baksos
Laporan Agung Putu Surya Purna Kristyawan
Universitas Sebelas Maret atau yang biasa dikenal dengan UNS merupakan universitas negeri yang terletak di Jawa Tengah tepatnya di kota Solo. UNS didesain sebagai kampus benteng Pancasila. Bentuk aplikasi dari desain ini, yaitu UNS membangun tempat ibadah beserta membiayai organisasi yang berkaitan dengan agama yang diakui di Indonesia salah satunya agama Hindu dengan organisasinya, yaitu Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD).
Upacara Giri Kerti Serangkaian Nyepi di Sleman
Laporan Putu Sari, Yogyakarta
Untuk ketiga kalinya sejak tahun 2017, umat Hindu di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tanggal 3 Februari 2019 menyelenggarakan rangkaian menyambut hari raya Nyepi dengan melaksanakan Upacara Giri Kerti di wilayah Gunung Merapi sisi selatan yang masuk wilayah Kabupaten Sleman, DIY. Giri Kerti menyambut tahun baru caka 1941, tahun 2019 kali ini dihadiri oleh lebih dari 400 orang umat Hindu.
Pakemda Peradah NTB
Pada hari Minggu, 10 Februari 2019 berlokasi di aula lantai 3 Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram DPP Peradah Nusa Tenggara Barat gelar Pelatihan Kepemimpunan Daerah (Pakemda) dan Seminar Wawasan Kebangsaan. Kegiatan ini berlagsung sejak pukul 09.00 dan berakhir pukul 16.00 Wita. Kegiatan ini bertemakan “Wujudkan Generasi Muda Hindu yang Memiliki Jiwa Leadership, Progresif, Inovatif dan Kompetitif Berdasarkan Asta Brata.”
Selanjutnya......Yajna Melalui Seva Niti
Pada hari Selasa, 19 Februari 2019, Program Pascasarjana IHDN Denpasar menggelar acara ujian terbuka promosi doktor atas Gede Ngurah Wididana yang juga dikenal dengan julukan “Pak Oles.” . Ujian terbuka promosi doktor tersebut dilangsungkan di Ruang Auditorium IHDN Denpasar, Jalan Kenyeri No. 57 Denpasar. Ada pun karya tulis ilmiah atau disertasi yang dipertahankan oleh Gede Ngurah Wididana tersebut berjudul Seva Niti dalam Kepemimpinan Gubernur Bali Periode 2008-2018.
Jumat, 15 Februari 2019
Tirtayatra ke Candi Abang Bersama Ashram Lembah Bhayam
Laporan Putu Sari-Yogyakarta
Sebetulnya kita tidak tahu nama Tuhan siapa, walaupun beliau datang, anda pun akan tidak tahu, karena kita terbatas untuk sampai menggapai sifat beliau, paling-paling kita hanya mampu menangis, merasakan saja. Inilah yang perlu kita dapatkan dalam hidup beragama, dalam berkeyakinan, berkepercayaan untuk memelihara bumi kita disini, penting sekali karena doa luar biasa sekali vibrasinya. Walaupun sedikit kita berdoa, tetapi semua suci doa itu, kalau Tuhan menjawabnya, berhasil sudah doa itu. Apa yang dikehendaki Tuhan, itulah yang terjadi, kalau itu sudah terjadi, kita tidak bisa mengulang, maka berdoalah yang suci, jangan berdoa yang jelek, nanti menyesal, kita hindari berdoa karena marah, sentimen dan negatif lainnya.
Memohon Anugerah Jagat Shanti di Pura Penataran Luhur Medang Kamulan
Pura Penataran Luhur Medang Kamulan terletak di Dusun Buku, Desa Mondoloku, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Awal berdirinya pura ini pada tahun 1980-an melalui swadaya umat Hindu yang berjumlah 75 KK membangun tempat persembahyangan. Dalam perjalan sejarahnya terjadi berbagai tantangan dan dinamika akan keberadaan pura ini, namun berkat karunia Ida Sang Hyang Widhi dan tentunya usaha gigih dari umat Hindu setempat pura tersebut teatap eksis dan berdiri megah dan pada 13 Februari 2014 diadakan rangkaian ritual Nedunang Ida Batara Medang Kamulan dan pada Puranama kaulu, 14 Februari 2014 telah dilangsungkan upacara Ngenteg Linggih yang dipuput oleh Pandita Dukun Hasta Brata dan pandita Dukun Eko warnoto dari Tengger, serta Ida Pandita Mpu Agni Satya Wadi Winatha Daksa.
Selasa, 15 Januari 2019
Workshop BPH Hindu Sulawesi Tengah Saatnya Umat Hindu Memiliki Wahana Penyiaran
Laporan Ni Wayan Pariatni
Di pengujung tahun 2018, Badan Penyiaran Hindu (BPH) Sulawesi Tengah menggelar workshop dengan tema: “Melalui Pembinaan, Penguatan Dharma Duta dan Pengisi Siar Agama Hindu Pada Media Elektronik Kita Tingkatkan dan Kembangkan Sradha Bhakti serta Nilai-nilai Ajaran Agama Hindu pada Masyarakat Hindu Sulawesi Tengah.”
Senin, 15 Januari 2018
Seni IHDN Denpasar Pentas di India
Wayang lemah mungkin tidak banyak yang tertarik untuk menontonya. Begitu juga eksistensi wayang lemah hanya terbatas dalam pelaksanaan upacara masyarakat Hindu di Bali, namun tidak begitu dengan Sekaa Wayang JDR Bali yang memang berkomitmen mengenalkan wayang lemah sebagai media menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Rabu, 20 Desember 2017
Ny Rataya Suwisma dan Ny Wikanthi Yogie Kembali Pimpin WHDI
Wanita Hindu Dharma Indonesi (WHDI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. Munas IV WHDI diselenggarakan selama tiga hari, yaitu17-19 November 2017 dan dihadiri 306 peserta dari unsur Pengurus WHDI Pusat, perwakilan WHDI Provinsi dan Kabupaten/Kota, perwakilan Kongres Wanita Indonesia (Kowani), para Peninjau, perwakilan lembaga-lembaga Hindu dan undangan lainnya.
Pujawali Pura Agung Wanakertha Jagadnatha Sulawesi Tengah
Pura Agung Wanakertha Jagadnatha, Provinsi Sulawesi tengah adalah satu-satunya pura yang ada di Kota Palu. Mengingat kedudukannya sebagai Pura Jagadnatha, maka pura ini disungsung oleh Umat Hindu yang ada di Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tengah, namun penanggung jawab pengelolaannya atau pengempon berada di bawah krama Hindu Kota Palu.
Jumat, 10 November 2017
Prof Made Titib Resmi Sandang Status Kependetaan
Pakar Weda, cendekiawan Hindu ternama di Indonesia, guru besar sekaligus mantan Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Prof. Dr. I Made Titib, Ph.D, 65 tahun secara resmi menjadi sulinggih dan menyandang Abhiseka (gelar) Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Wedananda.