Yayasan Dharmasastra Manikgeni

Kantor Pusat: Jalan Pulau Belitung Gg. II No. 3 - Desa Pedungan - Denpasar BALI 80222. Telepon & Faks: (0361) 723765
HP 081 338 629 606 -- 082 146 000 640 Diterbitkan oleh: Yayasan Dharmasastra Manikgeni

Rabu, 24 April 2013

Mahagotra Pasek Membentuk Paguyuban Pinandita

Laporan Putrawan

Sebanyak 52 Pinandita dari kalangan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi, pada 24 Februari 2013 lalu mengikrarkan diri untuk membentuk Paguyuban Pinandita Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi. Keputusan membentuk Paguyuban ini berlangsung di Sekretariat Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR), di Jalan Cekomaria 777 Denpasar dengan melibatkan para pinandita Pasek dari seluruh Bali.

Jro Mangku Made Sulasa Jaya dari MGPSSR Pusat selaku mediator dan inisiator pembentukan ini menjelaskan kepada Suara Pasek, bahwa paguyuban ini adalah perkumpulan pinandita, bukan pemangku. Ia menyebutkan, kalau pemangku dikukuhkan oleh masing-masing pura tempat pemangku itu ngayah, sedangkan pinandita yang terhimpun dalam paguyuban ini adalah bersifat lebih umum yang pengukuhannya dilakukan oleh MGPSSR. Namun demikian, Jro Mangku Made Sulasa Jaya menambahkan, kalau setiap pinandita Pasek juga siap mengabdi sebagai pemangku di suatu pura bilamana sewaktu-waktu diminta oleh umat.

Tujuan dibentuknya paguyuban ini, di antaranya untuk menyamakam pakem gagelaran pemangku (pinandita), sehingga sesuai dengan uger-uger yang ditetapkan dalam sastra. Hal ini ditekankan mengingat selama ini masih banyak ditemukan adanya perbedaan di dalam gagelaran (cara-cara nganteb upakara), sehingga perlu dievaluasi terutama yang menyangkut bagian prinsifiil, sedangkan beberapa unsur lokal yang sifatnya variasi tentu dibiarkan tetap dilestarikan sesuai desa, kala, patra.
Yang tidak kalah penting yang mendorong dibentuknya paguyuban ini adalah untuk lebih mempererat pasemetonan, khususnya di antara Pinandita Pasek, sehingga dapat terjalin suatu persatuan yang sinergis demi terbentuknya kekuatan lebih besar di dalam usaha memberikan layanan dan pengabdian kepada umat. Dengan terbentuknya suatu wadah, maka program kerja yang mencakup layanan lebih luas akan dapat diselenggarakan, demikian juga dapat memacu peningkatan SDM lewat pendidikan secara bersama-sama di MGPSSR.

Pada pertemuan 24 Februari 2013 tersebut terpilih Jero Mangku Satra sebagai Ketua Paguyuban Pinandita Pasek, dengan sekretaris Jero Mangku Sidiartha dan Bendahara Jero Mangku Jaman. Program pertama yang akan digarap adalah menyatukan pakem bilamana menjadi manggala upacara. Dan di masa-masa selanjutnya akan disusun pedoman cara tata kelola pura di lingkungannya masing-masing, kemudian menyosialisasikan tata cara beragama yang tidak memberatkan umat. Selain itu akan membentuk koordinator wilayah sampai di kecamtan untuk mendata pura dadia Pasek maupun pura pasemetonan Pasek lainnya yang ad di wilayahnya masing-masing. Setelah ini terdata rapi, maka ke depannya akan diusahakan suatu advokasi di dalam upaya untuk pemeliharaan pura maupun kebutuhan lainnya yang terkait dengan keberadaan pura tersebut. Karena itu, agenda paguyuban ini adalah kerja besar, sehingga di masa selanjutnya anggota Paguyuban Pinandita Pasek akan terus bertambah seirama dengan pendidikan pinandita yang akan diadakan MGPSSR secara berkala di masa-masa mendatang.

1 komentar:

  1. Om Swastiastu

    Selamat atas terbentuknya paguyuban pinandita, semoga menjadi pinandita yang sesuai harapan masyarakat, menjadi suri tauladan umat dan dapat mengayomi umat hindu.

    BalasHapus