Yayasan Dharmasastra Manikgeni

Kantor Pusat: Jalan Pulau Belitung Gg. II No. 3 - Desa Pedungan - Denpasar BALI 80222. Telepon 081 338 629 606 -- 082 146 000 640 Diterbitkan oleh: Yayasan Dharmasastra Manikgeni

Kamis, 26 April 2012

Atasi Stress Melalui Seni Nafas dan Seni Hidup

Gaya hidup masa kini, seperti pola makan tidak sehat, polusi udara, stres dan kurangnya istirahat atau tidur di malam hari, membuat energi tubuh terkuras dan dapat mengganggu kesehatan mental dan fisik. Dengan menjaga empat sumber energi dan belajar olah nafas untuk meningkatkan kapasitas paru-paru melalui workshop basic course yang diajarkan di Art Of Living Foundation berupaya membantu manusia memperbaharui lagi energi hidupnya juga untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.Seperti yang diungkapkan oleh Asih, seorang The Art Of Living & Sri Sri Yoga Teacher bersama rekan teamnya Bayu The Art Of Living Teacher Bali, bahwa banyak yang sudah mendapatkan manfaat dengan mengikuti workshop yang mencakup yoga asanas, pranayama, meditasi, olah nafas dan seni hidup ini. Salah satu perusahaan BUMN di Bali baru-baru ini menyelenggarakan Workshop Mahakriya sebagai salah satu program pengembangan kepribadian dan kesehatan untuk karyawan, di mana program ini akan berkesinambungan mencapai 300 karyawan yang pelatihannya dilakukan secara bertahap. Program ini terlaksana atas motivasi dari Bapak Gede Agung Sindu Putra Manager PT.PLN (PT.Persero) Area Bali Selatan yang sudah merasakan manfaat dari teknik pernafasan ini.

Teknik pernafasan yang dikenal dengan Sudharsan Kriya ini, di mana dengan irama nafas tertentu untuk melepaskan emosi negatif yang menyebabkan stres, seperti marah, depresi kecemasan, dan kekhawatiran, membuat pikiran benar-benar bahagia, santai, dan berenergi. Latihan ini mengisi seluruh sel-sel tubuh kita dengan oksigen dan energi baru. Teknik pernafasan ini bisa juga sebagai terapi anti depresi dan ketergantungan obat obatan tanpa efek samping.Studi ilmiah membuktikan bahwa sudharsan kriya menjadikan Hidup lebih sehat produktif dan emosional stabil. Saat kita dalam keadaan stres, tubuh mengeluarkan hormon stres yang disebut kortisol. Pelepasan hormon kortisol ini mengakibatkan terjadinya perubahan proses metabolisme tubuh.

Kortisol ini memicu ketidaknormalan kadar gula darah. Hormon ini pun mempercepat penyusutan tulang yang bisa menyebabkan pengeroposan tulang atau osteoporosis. Sudarshan Kriya menyelaras seluruh sistem dengan membersihkan stres yang terakumulasi sehari-hari. Studi menunjukkan bahwa sejak pertama sesi dari Sudarshan Kriya hormon Prolaktin secara signifikan meningkatkan. Prolaktin adalah hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pituitari. Kelenjar kecil ini terletak di dalam otak dan bertanggung jawap terhadap banyak proses berperan dalam mengatur metabolisma tubuh.

Dengan latihan rutin secara keseluruhan fisik dan mental menjadi sehat dan tenang.Teknis pernapasan yang unik ini dikembangkan oleh Maha Guru Sri Sri Ravi Shankar sekaligus pendiri dari The Art Of Living Foundation yang dalam waktu dekat yang pada tanggal 4 sampai dengan 8 April 2012 hadir di Bali. The Art Of Living sampai saat ini sudah tersebar di 160 negara di bawah naungan Economic and Social Council PBB adalah lembaga nirlaba bergerak di bidang pendidikan non formal dan kemanuasiaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar